Galileo terdiri dari 2 wahana, orbiter dan probe. Struktur dari orbiter dibagi menjadi 2 bagian. Rotasi badan (bagian utama) dari wahana yang berisi berisi peralatan elektronik, propelan, RTG dan science booms dan antennaini sebesar 3.25 hingga 10.5 rpm. Bagian depan badan pesawat (despun) menggunakan motor elektrik untuk melawan rotasi dari badan utama. Sistem kontrol Dual spin ini menyediakan peralatan yang membutuhkan kestabilan dan titik akurasi. Panjang Wahana ini sekitar 9 m dengan diameter antenna 4.6 m.
1. Misi Utama
Misi dari orbit Galileo ini adalah :
a. Menentukan komposisi atmosfer Jovian
b. Mencirikan struktur atmosfer setidaknya hingga kedalaman bertekanan 10 bar
c. Menginvestigasi partikel, lokasi dan struktur lapisan awan
d. Meneliti keseimbangan panas radiasi Jovian
e. Mempelajari aktifitas kilat Jovian
f. Menghitung fluks partikel bermuatan dari atmosfer atas hingga bawah
2. Negara/Organisasi Pengirim Wahana
Pengirim Wahana ini adalah NASA (National Aeronautics and Space Administration), Amerika Serikat.
3. Tanggal Peluncuran, Tanggal Pelaksanaan Misi, dan Tanggal Misi Selesai
Orbiter
Tanggal Peluncuran : 18 Oktober 1989 at 22:23 UTC
Launch Vehicle : Shuttle/Inertial Upper Stage
Massa ketika orbit : 2380 Kg
Power System : Radioisotope Thermal Generators(RTGs) of 570W
Probe
Tanggal Peluncuran : 13 Juli 1995 at 05:30 UTC
Tanggal Pelaksanaan Misi : 07 Desember 1995 at 22:04 UTC (5:04 p.m.
EST)
Launch Vehicle : Shuttle/Inertial Upper Stage
Power System : Storage batteries of 580 W
Tanggal misi selesai : 21 September 2003
Pada 21 September 2003, setelah 14 tahun di angkasa dan 8 tahun dalam sistem Jupiter, misi Galileo dihentikan dengan mengirimkan wahana tersebut ke atmosfer Jupiter dengan kecepatan yang hampir mencapai 50 km/s untuk menghindari kemungkinan mengkontaminasi bulan-bulan Jupiter dengan bakteria dari Bumi. Wahana itu akan menembus lapisan atmosfer terluar Jupiter yang sangat padat. Dalam tabrakan itu, Galileo mulai terbakar, pecah berkeping-keping, dan melebur menjadi satu dengan Jupiter.
4. Nama Roket Peluncur
Galileo awalnya akan diluncurkan tahun 1986 menggunakan pesawat ruang angkasa Challenger. Namun karena Challenger meledak , perjalanan Galileo akhirnya ditunda. Pada saat itu roket pendorong yang mampu melesatkan sebuah wahana sampai Jupiter belum tersedia. Pendorong yang dipakai hanya mampu membawa Galileo tidak lebih jauh dari Mars. Galileo baru berhasil diluncurkan melalui kargo Pesawat Ulang Alik Atlantis pada 18 Oktober 1989.
Kelompok 7
Bram Adrianus 13608033
Agustinus Dimas 13608039
Firmansyah Cahya 13608044
Desanta Nanda 13608057
No comments:
Post a Comment