Thursday, May 26, 2011

MER-A (Mars Exploration Rover – A)

Spirit Rover
MER-A (Mars Exploration Rover – A)


Operator : NASA’s JPL
Tipe Misi : Rover
Peluncuran : 10 Juni 2003
Pendaratan : 4 Januari 2004
Kendaraan : Delta II 7925 9.5 Rocket
Durasi Misi : 90 Hari Surya Mars (~92 Hari Bumi)
Massa : 185 kg (408 lb)
Power : Panel Surya
Batere : Lithium-Ion  Rechargeable
  • MER adalah bagian dari program jangka panjang NASA untuk menyelidiki kemungkinan ditopangnya kehidupan di Mars. 
  • Misi-misinya adalah mencari dan mangkarakterisasi berbagai batuan dan tanah yang member petunjuk akan adanya aktivitas air. Secara khusus, sampel yang dicari termasuk mineral-mineral yang prosesnya berhubungan dengan air seperti presipitasi, penguapan, sementasi sedimen, atau kegiatan hidrotermal. 
  • Menentukan distribusi dan komposisi mineral, batuan, dan tanah disekitar tempat pendaratan. 
  • Menentukan proses geologi apa yang telah membentuk daerah lokal dan mempengaruhi kandungan kimianya, proses tersebut bisa berupa air, erosi angin, sedimentasi, mekanisme hidrotermal, vulkanisme dan kawah. 
  • Melakukan kaliibrasi dan validasi terhadap pengamatan permukaan yang dibuat oleh Mars Reconnaissance Orbiter instrumen. Hal ini akan membantu akurasi dan efektivitas berbagai instrument survey geologi Mars dari orbit. 
  • Mencari besi yang mengandung mineral, mengidentifikasi dan menghitung jumlah relatif tipe mineral tertentu yang mengandung air atau yang terbentuk dalam air iron-bearing carbonates. 
  • Mengkarakterisasi mineralogi dan tekstur batuan dan tanah dan menentukan proses-proses pembentukannya. 
  • Mencari petunjuk geologi dengan kondisi lingkungan yang menunjukkan adanya air dalam bentuk cair. 
  • Menilai apakah kondisi lingkungan Mars cukup kondusif untuk hidup. 
  • Wahana ini dikirim oleh NASA sebagai lembaga atau organisasi yang dimiliki oleh Amerika Serikat 
  • MER-A berhasil mendarat di Mars sesuai dengan jadwal dan sampai sekarang telah mengalami perpanjangan misi hingga empat kali karena ketahanan Rover yang melebihi ekspektasi. 
  • Data-data yang didapatkan dari Mars Odyssey orbiter dan MGS menunjukkan adanya kemungkinan bahwa pernah ada air di permukaan Mars. Maka dari itu diluncurkanlah MER-A dan MER-B untuk meneliti kandungan mineral dalam batuan di Mars untuk membuktikan kebenaran hal tersebut. 
  • Desain rover Spirit dan Opportunity mengikuti desain rover Mars Pathfinder Sojourner dengan kelengkapan komunikasi dan peralatan untuk menyelidiki batuan. 
  • MER-A diluncurkan oleh NASA dari SLC 17A Cape Canaveral pada tanggal 10 Juni 2003 dan direncanakan mendarat di Mars pada 4 Januari 2004 di Gustav Crater. Lokasi pendaratan ini dipilih karena Gustav Crater diduga sebagai bekas danau di Mars. 
  • MER-A “Spirit” dibawa ke Mars oleh roket Delta II 7925. Keluarga roket Delta sudah sering dipakai oleh NASA untuk meluncurkan satelit-satelit lain. 
  • Roket Delta II terdiri dari tiga stage roket yang mendorong spacecraft menuju Mars melalui orbit alih dengan trajektori seperti gambar berikut :

    MER-A Launchpad


    • Rover MER-A “Spirit” berhasil mengirim gambar-gambar yang didapat selama melakukan penjelajahan di Mars, dan kemungkinan berhasil mendapatkan data-data batuan dan mineral di Mars. 
    • Dari penyelidikan kedua rover, Opportunity menemukan batuan dimana air asin dengan kedalaman yang cukup untuk merendam batuan tersebut pernah ada disana.


    Rekonstruksi lintasan menggunakan STK sbb:


    No comments:

    Post a Comment